Bukan Jodoh Saya

Kemarin saya jalan-jalan di salah satu mall di Bandung, niatnya ingin cari jodoh buat kaki saya yaitu sepatu. Begitu hari menjelang petang, beranjaklah saya ke mall tersebut. Memilih kesana-kemari dengan tawaran diskonan yang menggiurkan. Tapi menurut saya harganya seperti direkayasa hehehe. Dan setelah puas mengubek-ubek harga dan model sepatu akhirnya saya menemukan sepatu warna biru yang sangat cantik, harganya lumayan tapi saya mau nekat untuk membelinya karena bagus dan pas dikaki saya. Ada beberapa cewek yang ikut mengerubuti itu sepatu, tinggal satu-satunya model seperti itu. Setelah dapat saya kasih ke mba SPG nya untuk dicarikan nomer 37 ato 38. Setelah sekian lama menunggu sepatu tak kunjung datang, padahal customer yang lain sudah bolak-balik diambilkan tuh sepatu.

Nah lo! Saya tanya mba SPG nya sepatu saya mana? Eh dia jawab sepatu yang mana ya? net-not... Whats? Dicari-cari tidak ada dan tidak ada yang mengaku. Saya heran, amazing banget deh. Jadi siapa yang melayani saya tadi mungkinkah makhluk halus? Benaran loh saya tidak mengarang cerita ini. Saya tunggu lagi saya tanya SPG dan SPB nya tidak ada yang mengaku. Dongkol juga sih karena saya susah berjodoh dengan sepatu sekalinya nemu yang pas eh giliran ketemu malah saya dikerjain. Gak percaya? Saya saja nggak percayatapi begitulah kenyataannya. Hmm, intinya kalau tidak jodoh dengan apapun itu sih tidak usah dipaksakan karena hasilnya akan dongkol dan itu salah satu penyakit hati yang harus dibuang.

By the way... saya sih masih kepikiran sama sepatu itu, hoh dimana lagi saya mencarinya masa saya harus kayak cinderela yang harus seorang pangeran memakaikan sepatu dikaki saya. Maunya sih begitu ha-ha-ha. Ya sudah ikhlasin saja. Nasehatin sih gampang tapi apa kabar dengan diriku? Helow.. Ya, baiklah saya akan berburu sepatu ditempat lain deh hiks-hiks :(

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Embun Cinta

Jodoh Dan Budhism

Let's Do It!