Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mentari

Influence of Buddhism on Christianity

UNTUK KALANGAN SENDIRI Amarasiri Weeraratne, Ceylon : PENGARUH AGAMA BUDDHA TERHADAP AGAMA KRISTEN Terjemahan dari : Influence of Buddhism on Christianity, dalam ‘Voice of Buddhism’ Vol 5 No, 2, June 1968. Dalam buku The Pagan Source of Christianity, Edward Carpenter menerangkan bagaimana Mithraisme dan kepercayaan-kepercayaan kepada Dewa Matahari mempengaruhi dogma dan ajaran-ajaran Kristen. Dalam The Source of Christianity, kwaja Kamal UdDin, Imam mesjid London, menerangkan dengan jelas bagaimana doktrin-doktrin Bunda Perawan, Penyaliban untuk menyelamatkan dunia, Kebangkitan pada hari ketiga dan penetapan tanggal 25 Desember sebagai hari lahir Yesus diambil dari kepercayaan kuno kepada Dewa Matahari. Tidak hanya ini, tetapi juga tanggal-tanggal yang ditetapkan untuk peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Kristus diambil dari Mithraisme. “Agama Kristen didirikan di atas paham-paham yang ada dan dapat berterima kasih kepada penghancuran perpustakaan Alexandria yang memiliki bukti yang ny...

poligami dalam Buddhisme??

Bolehkah dalam agama Buddha itu berpoligami?? Pada dasarnya tujuan umat Buddha adalah mencapai Nibanna, menambah kebaikkan, mengurangi kejahatan dan menyucikan hati dan pikiran. Itulah inti dari ajaran Buddha yang sebenarnya. Terlihat simple namun sebenarnya mencakup banyak hal yang lebih luas lagi. Buddha sendiri tidak melarang tidak juga menganjurkan para umatnya untuk memprotes atau mendukung adanya poligami. Tidak tercatat dalam sutta manapun, namun beliau mengatakan dalam sigalovada sutta beberapa hal yang sebaiknya dilakukan para perumah tangga. Belajar Agama Buddha yang terpenting adalah mengurangi keserakahan, kebodohan, dan menjadi bijaksana. Sedangkan kalau seseorang melakukan poligami itu dengan alasan yang ingin dianggap sebagai hal yang masuk akal misalnya ingin membantu itu bisa disebut kebodohan. Karena pada dasarnya pelaku poligami akan sama-sama menderita. Bila kita mempunyai dasar welas asih, membantu orang adalah menganggap diri itu keluarga, bagian dari kita bukan i...